Demam Harus Dikasih Kompres Hangat atau Dingin?
Posted by @diluarskenario | Posted in Health | Posted on Thursday, August 11, 2011
Pernah ga sih kalian ngerasa kebingunggan milih antara kompres hangat atau kompres dingin buat nurunin demam? Sebenernya kedua kompres tadi sama-sama bisa digunain buat nurunin demam (panas badan), cuma beda cara kerjanya aja. Dua-duanya punya sistem kerja sesuai dengan hukum fisika yaitu evaporasi dan konversi/perpindahan energi.
Kompres Hangat
Kompres hangat bekerja dengan menggunakan sistem evaporasi, evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair (contohnya air) dengan spontan menjadi gas (contohnya uap air). Ketika kompres diletakkan pada bagian tubuh (kulit) maka pori-pori akan terbuka sehingga panas tubuh akan keluar dari sana bersamaan dengan keringat, untuk itu pada pemberian kompres hangat harus lebih banyak minum, selain itu jangan memakai baju yang terlalu tebal karena proses evaporasi ga akan berjalan dengan baik. Cara ini bisa ngeluarin panas tubuh yang kemudian dipindahin ke lingkungan luar, jangan lupa atur juga ventilasi ruangan supaya ga terlalu panas.
Kompres Dingin
Kompres dingin menganut sistem Konversi/perpindahan energi, kompres dingin yang bersuhu lebih rendah waktu ditempelin ke kulit ditujukan agar terjadi perpindahan suhu dingin dari kompres ke tubuh sehingga suhu tubuh menjadi turun. Dengan metode kompres dingin juga harus tetep minum banyak air, soalnya dalam kondisi demam, air sangat dibutuhin buat ngebantu nurunin suhu tubuh, membuang panas lewat urine (kencing) & keringat.
Sekarang ga usah pusing-pusing lagi kan buat milih pake kompres hangat atau dingin klo lagi demam, soalnya skarang kita tau cara keja kedua kompres ini.

Comments (0)
Post a Comment